SPKM4307 - Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Kimia
Video Pendahuluan
Kompetensi
Melalui kegiatan praktikum berbasis proyek, mahasiswa mampu merancang, menganalisis, dan memvalidasi perangkat pembelajaran kimia SMA/MA yang selaras dengan kurikulum yang berlaku, karakteristik materi kimia, serta tuntutan pembelajaran abad ke-21. Mahasiswa menunjukkan kemampuan mengintegrasikan landasan kurikulum, prinsip pedagogik, karakteristik keilmuan kimia, literasi sains, HOTS, dan asesmen pembelajaran ke dalam satu desain pembelajaran yang utuh, kontekstual, dan aplikatif.
Capaian Kompetensi Praktikum
Setelah menyelesaikan praktikum, mahasiswa mampu:
- Menganalisis keterkaitan kurikulum, pembelajaran, dan karakteristik konsep kimia sebagai dasar perancangan pembelajaran.
- Mengembangkan perangkat pembelajaran kimia (tujuan, indikator, materi, strategi, dan penilaian) yang konsisten dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik.
- Merancang pembelajaran kimia berbasis HOTS dan literasi sains dengan pendekatan saintifik dan/atau kontekstual.
- Menyusun desain pembelajaran kimia berbasis proyek yang relevan dengan permasalahan nyata pembelajaran di SMA/MA.
- Merefleksikan kualitas desain pembelajaran berdasarkan prinsip pedagogical content knowledge (PCK).
Bentuk dan Strategi Praktikum (PjBL)
Praktikum dilaksanakan dalam bentuk mini-project terstruktur, di mana mahasiswa:
- Mengkaji kasus atau kebutuhan pembelajaran kimia nyata di sekolah.
- Menyusun dan mengembangkan produk proyek berupa rancangan pembelajaran kimia (silabus parsial/RPP/modul pembelajaran).
- Melakukan refleksi dan perbaikan desain berdasarkan kriteria akademik dan pedagogik.
Produk Akhir Praktikum
Produk akhir praktikum berupa dokumen rancangan pembelajaran kimia yang memuat:
- Analisis kurikulum dan karakteristik materi kimia
- Tujuan dan indikator pembelajaran
- Strategi dan skenario pembelajaran berbasis PjBL
- Instrumen penilaian pembelajaran kimia
Informasi Keselamatan Praktikum (SHE)
Praktikum pada mata kuliah Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Kimia (SPKM4307) bersifat non-eksperimental kimia basah dan dilaksanakan melalui kegiatan analisis, perancangan, dan pengembangan perangkat pembelajaran kimia berbasis proyek (Project-Based Learning). Oleh karena itu, risiko keselamatan fisik relatif rendah, namun mahasiswa tetap wajib memperhatikan aspek keselamatan akademik, ergonomi kerja, dan etika profesional.
Mahasiswa diharapkan:
- Menggunakan perangkat kerja digital (laptop/komputer) secara aman dan ergonomis, termasuk pengaturan posisi duduk, pencahayaan, dan waktu kerja untuk menghindari kelelahan fisik.
- Menjaga integritas akademik, dengan menghindari plagiarisme dalam penyusunan dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran.
- Mengelola waktu dan beban kerja proyek secara bertanggung jawab untuk mencegah stres akademik berlebih.
- Menggunakan sumber belajar, data kurikulum, dan dokumen kebijakan pendidikan secara etis dan sesuai ketentuan.
- Melaksanakan diskusi dan kolaborasi proyek dengan sikap profesional, saling menghargai, dan menjaga komunikasi yang sehat.
Kepatuhan terhadap prinsip keselamatan, kesehatan, dan etika kerja ini merupakan bagian dari pembentukan kompetensi profesional calon pendidik kimia.
